Pages

Jumat, 27 Juli 2012

Teknologi Sistem Informasi (TSI)

Teknologi Sistem Informasi (TSI) adalah sistem pengolahan data keuangan dan pelayanan jasa perbankan secara elektronis. Alat yang digunakan melalui sarana komputer, telekomunikasi, dan sarana elektronis lainnya.
Didalam TSI, hal-hal yang perlu diperhatikan salah satunya adalah penilaian resiko. Konsep resiko dalam hal ini meliputi ancaman, kelemahan dan dampak dari penilaian resiko. Ancaman yang sering terjadi salah satunya adalah adanya kompleksitas dari TSI itu sendiri. Berbagai macam elemen dan variasi yang terdapat dalam TSI mewarnai perkembangan TSI kedepannya.
Keamanan dan pengendalian TSI dewasa ini menjadi kelemahan dalam penilaian resiko. Dalam hal ini, kedua hal tersebut menjadi suatu hal yang patut disorot dan diperhatikan agar dapat berkembang menjadi semakin baik. Memang hal ini bukan suatu hal yang mudah untuk dapat dilakukan, namun dengan melakukannya secara bersama-sama, saling menjaga, merawat dan memeliharanya, niscaya kelemahan ini dapat dikurangi bahkan dihilangkan. Adapun dampaknya adalah aset yang ada dapat terlindungi.
Tipe-tipe resiko terdiri dari:
1. Resiko pengembangan
2. Resiko Kesalahan
3. Resiko Terhentinya Bisnis
4. Resiko Pengungkapan Informasi
5. Resiko Penggelapan
Proses penilaian resiko dapat dilakukan melalui tahap-tahap berikut ini:
a. Identifikasi objek (asset) yang akan dilindungi
b. Penentuan ancaman yang dihadapi
c. Menetapkan peluang kejadian
d. Menghitung besarnya dampak dan kelemahan sistem
e. Menilai alat-alat pengamanan yang ada
f. Rekomendasi dan implementasi
Proses perencanaan audit terdiri dari:
a. Penetapan tipe resiko
b. Untuk setiap tipe resiko, ancaman, kelemahan system, dampak diberi skor/skala tinggi, cukup, rendah atau tidak ada
c. Hitung skor resiko:
Resiko = ancaman x kelemahan x dampak
d. Urutkan resiko berdasarkan skor
e. Kaji ulang dan penyesuaian jika diperlukan
f. Buat rencana audit dengan prioritas resiko
g. Kaji ulang rencana dan penyesuaiannya
h. Laksanakan audit
Proses pemeriksaan Teknologi Sistem Informasi (TSI), dilakukan melalui tahap-tahap sebagai berikut:
a. Identifikasi spesifikasi sistem
b. Penilaian kompleksitas TSI
c. Penilaian resiko pra pemeriksaan
d. Pemeriksaan around the computer
e. Pemeriksaan through the computer
f. Pemeriksaan keuangan.

Sumber : http://blog.pasca.gunadarma.ac.id/2012/07/25/teknologi-sistem-informasi-tsi/

3 Responses to “Teknologi Sistem Informasi (TSI)”

Audit Teknologi Sistem Informasi (TSI) (Pre Test TSI) Analisis Kinerja Sistem | Ricojacson's Blog mengatakan...
18 Januari 2013 pukul 04.47

[...] http://sumitremade.wordpress.com/2012/07/28/teknologi-sistem-informasi-tsi/ [...]


Faktor yang Perlu Diperhatikan dalam Audit TSI (Teknologi Sistem Informasi) « andRie's Blog mengatakan...
23 Januari 2013 pukul 06.23

[...] http://sumitremade.wordpress.com/2012/07/28/teknologi-sistem-informasi-tsi/ [...]


PRE TEST TSI « blogsiinengce mengatakan...
23 Januari 2013 pukul 10.27

[...] http://sumitremade.wordpress.com/2012/07/28/teknologi-sistem-informasi-tsi/ [...]


Posting Komentar

Blogger news

All Rights Reserved Made Sumitre | Blogger Template by Bloggermint